MENPANRB AKAN TETAP KONSISTEN PERJUANGKAN HONORER K2 MENJADI PNS

Posted by FORUM GURU INDONESIA on Wednesday, November 4, 2015




Sehubungan terdapat informasi yang salah tafsir berkaitan dengan pemberitaan tenaga honorer K2 di media. Herman Suryatman, Juru Bicara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), memberikan keterangan bahwa para tenaga honorer K2 diharapkan untuk tetap tenang karena apa yang diberitakan terjadi salah penafsiran. Menurutnya, Menteri PANRB tetap konsisten memperjuangkan nasib para tenaga honorer K2 tersebut. 


"Kami minta para sahabat tenaga honorer K2 tetap tenang dan tidak terprovokasi dinamika pemberitaan di media. Pak Menteri (MENPANRB) tidak pernah mengatakan ada pembatalan, yang benar adalah saat ini dukungan anggaran belum tersedia. Tentu hal tersebut harus dibicarakan secara intensif dengan DPR karena hak budgeting kan ada di DPR, Pak Menteri konsisten memperjuangkan nasib teman-teman," kata Herman.

Menurut Juru Bicara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)Herman Suryatman, sesuai kesepakatan dengan Komisi II DPR, Kementerian PANRB telah melakukan rapat maraton dengan lintas instansi untuk membahas tindak lanjut penanganan tenaga honorer K2. "Sebagai bukti komitmen kami memperhatikan nasib tenaga honorer K2, saat ini sudah tersusun road map penanganan tenaga honorer K2. Bahkan kami sudah melakukan simulasi serta akan segera melaksanakan verifikasi dan validasi yang komprehensif dengan melibatkan BPKP. Hanya saja anggaran kegiatan tersebut dan untuk penggajiannya nanti apabila dilakukan pengangkatan, tidak atau belum teralokasi pada APBN 2016," ungkap Herman.

Karena itu, Herman meminta, para tenaga honorer K2 untuk melihat persoalan ini secara jernih. Penanganan tenaga honorer membutuhkan kerjasama semua pihak, baik pemerintah pusat, DPR, maupun pemerintah daerah. Tidak mungkin persoalan tenaga honorer yang pelik dan berlarut-larut ini hanya dibebankan kepada Kementerian PANRB.

"Kita semua harus arif, sembari tetap mengupayakan solusi terbaik. Penanganan tenaga honorer tidak semudah membalikkan telapak tangan. Saya pastikan pak Menteri PANRB sangat empati dan terus memperjuangkan nasib tenaga honorer K2. Tentu dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tidak lepas dari dukungan institusi lainnya, termasuk DPR dalam hal penganggarannya," pungkas Herman. 


Sumber :Menpan.go.id





BACA INFORMASI PENTING LAINNYA

Blog, Updated at: 5:03 AM

2 comments:

  1. Maaf Pak Menteri, Jika hanya K2 ( guru honor yg punya akses ngajar di sekl negeri) yang diperjuangkan, gmana dg jutaan guru honor di swasta yang tidak punya AKSES ngajar di negeri yang juga tentu kepengen diberi akses yang ADIL jdi PNS.? Untuk diketahui Sebelum jdi PNS guru tidak pernah akan NYAMAN.. Di bawah yayasan , misal, TIDAK ADA JAMINAN SEMESTER DEPAN KITA DIBERI/ MENDAPAT 24 JAM MENGAJAR SEMENTARA KITA UDAH KADUNG MEDAPAT SERTIFIKASI. KEMUNGKINAN JAM KITA DILIBABAS GURU BARU KELUARGA YAYASAN ,juga SELALU ADA DLM DEKAT HARI. BUKANKAH TDAK 24 JAM = TIDAK CAIR = TIDAK ADA KEPASTIAN ONGKOS ANAK ADA SEMESTER DEPAN...... MOHON BERILAH SEMUA GURU KEPASTIAN HIDUP NYAMAN AGAR KAMI SEMUA NYAMAN BERBENAH JADI GURU YANG KOMPETEN.DAN MENULARKAN KENYAMAN BAGI SELURUH ANAK DIDIK PENERUS GENERASI YG TIDAK TERTULAR GALAU.

    ReplyDelete
  2. Assalam, pak menteri, sy guru RA/TK dibawah naungan KEMENAG sejak 1990 dan diangkat sebagai guru Bantu 2001 lalu guru Honorer th.2004. Sudah 25 tahun mengabdi namun harapan terakhir menjadi PNS belum terkabul. Entah sampai kapan keajaiban itu berpihak di saya. Bagi saya usia senja bukan masalah jika Allah memudahkan maka hal tsb akan berpihak. Semoga orang yang bertanggung jawab thp kami dapat menolong. Kondisi kamilah yang menuntut untuk menulis ini, Semoga Allah mengabulkan doa kami . Terimakasih

    ReplyDelete

Search This Blog

STATISTIK BLOG

INFO LOWONGAN KERJA

Download

Download

Download Prota, dll

------------------------------

-----------------------------

----------------------------

CB